- Following 198
- Followers 21K
- Engagement 8.06%
- Avg likes 1.8K
- Avg comments 18
About Folk Toraja
Folk Toraja (@folktrj) is a Digital creator creator on Instagram, also filed under Travel. The account has 20,952 followers and 831 published posts. Recent posts average 1,791 likes and 18 comments, an engagement rate of 8.06%.
With 21K followers, Folk Toraja is a micro creator by the common 10,000 to 100,000 definition. Set against 198 accounts followed, the audience works out to about 106 followers per account Folk Toraja follows. Folk Toraja is set up as an Instagram business account. Flinque files Folk Toraja under Digital creator, with Travel as a secondary category.
The Instagram bio for Folk Toraja runs to 18 words across 4 lines. The latest activity Flinque has on record for Folk Toraja dates from May 2026.
Story Highlights
Unlocking shows the title and cover image of every story highlight this creator keeps pinned to the profile.
831 Posts
Of the 10 most recent posts shown for Folk Toraja, 5 are single images, 3 are videos and 2 are carousels. No single format accounts for most of them. Folk Toraja has built a substantial archive of 831 posts. Against the audience, that is roughly 25 followers for each post published. Folk Toraja also keeps 22 story highlights on the profile. All 10 carry captions, averaging 115 words each. The captions are written mainly in Indonesian. Words that recur across them include folktoraja, juga, utara, dalam and bukan. The captions tag #folktoraja, #toraja, #theprideoftoraja, #visittoraja and #torajacoffee.
Well, it’s more than coffee, it’s about experience and learning. Little hands, big curiosity! ☕️🔥
#theprideoftoraja #visittoraja #torajacoffee #littlebarista #kopitoraja
#folktoraja #toraja
Bayangin jalan malam ditemani instalasi lampu super estetik, warna-warni glowing, vibes futuristik campur healing tipis-tipis 🌌
Setiap sudutnya auto jadi spot foto. Mau foto sendiri? cakep.
Katanya sih… datang ke sini niatnya cuma lihat lampu,
pulang-pulang malah upload 27 story + bikin orang iri 😭📱
Dan yang paling penting:
akhirnya Toraja punya destinasi malam yang beda dari biasanya.
Bukan sekadar taman lampu, tapi tempat buat cari vibes, konten, dan moment ✨
#folktoraja #toraja
Senang rasanya melihat begitu banyak cerita tercipta lewat obrolan, tawa, kopi, makanan, minuman, hingga bermain game dan quality time bersama orang-orang terdekat. Sampai jumpa kembali Sang ToRi! ☕🫶🏻
#theprideoftoraja #visittoraja #visittorajautara #kopitoraja #torajacoffee
Wanita yang diketahui berasal dari Kec Nangggala, Toraja Utara ini ditemukan anak pemilik kos yang mencium bau busuk di lantai 2, Jalan Tidung Mariolo, Rappocini, Rabu (13/5) sekitar pukul 08.30 Wita.
Awalnya tetangga kos korban berinisial RK (38) mencium bau tak sedap dan melaporkannya ke anak pemilik kos.
"Anaknya ibu kos membersihkan sampah, saya tanya ada tikus mati kayaknya di situ dekat tangga. Dia cari, bawa tangga ke lantai 2, dia cari sampai plafon, dia intip dilihat lah kaki (korban)," kata warga berinisial RK.
Saat ditemukan, kondisi korban sudah membusuk dalam posisi terlentang. Dia juga melihat korban mengenakan daster ungu dan darah yang telah mengering di bagian paha.
RK memperkirakan, korban sudah tinggal di kos ini sekitar 1 tahun. Dia terakhir bertemu dan disapa oleh korban pada Minggu (10/5).
Sementara itu, Kapolsek Rappocini Kompol Ismail belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Hingga berita ini di turunkan, Kapolsek Rappocini memberikan konfirmasi terkait kasus ini, namun hingga kini belum mendapat respons.(*)
#folktoraja #toraja
Dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum HIPMI PT UMI periode 2026–2027, muncul nama Muh. Jayazril sebagai figur muda yang membawa narasi perubahan yang lebih tegas, terarah, dan berorientasi hasil.
Berasal dari Toraja Utara, Muh. Jayazril hadir bukan sekadar sebagai kandidat, tetapi sebagai representasi generasi muda yang tumbuh dengan kesadaran bahwa organisasi harus bergerak lebih dari sekadar formalitas.
Ia membawa perspektif bahwa HIPMI PT UMI harus menjadi ruang pembentukan pengusaha muda yang benar-benar siap bersaing, bukan hanya sebatas nama dalam struktur organisasi.
Dalam visinya, Muh. Jayazril menegaskan perlunya transformasi HIPMI PT UMI menjadi organisasi yang produktif, berbasis aksi nyata, dan berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi bagi mahasiswa.
Ia menilai bahwa tantangan generasi sekarang tidak lagi sebatas teori kewirausahaan, tetapi kemampuan untuk mengeksekusi ide menjadi usaha yang berkelanjutan.
Ada tiga gagasan besar yang menjadi penekanan utama dalam gerakan yang ia tawarkan. Pertama, penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar melahirkan pelaku usaha muda.
Kedua, digitalisasi pola kaderisasi dan bisnis, agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi berbasis teknologi. Ketiga, membangun jaringan kolaboratif yang kuat antara mahasiswa, alumni, dan dunia usaha untuk membuka akses peluang yang lebih luas.
Muh. Jayazril juga membawa sikap kritis terhadap kondisi organisasi yang sering kali stagnan pada rutinitas. Ia mendorong adanya perubahan pola pikir dari “ikut organisasi” menjadi “membangun dampak melalui organisasi”.
Menurutnya, HIPMI PT UMI harus menjadi tempat lahirnya gagasan besar, bukan sekadar ruang administrasi kegiatan.
*lanjut di kolom komentar*
#folktoraja #toraja
Kaana Toraya Coffee tuh bukan cuma tempat ngopi…
tapi tempat:
📸 update feed
🎧 healing tipis-tipis
🫂 ngobrol sampe lupa waktu
📚 nugas tapi malah foto-foto dulu
kopinya enak, tempatnya adem, vibes-nya “anak gen z Toraja approved” 🤝
📍Kaana Toraya Coffee
Jl. Pongtiku No.8 Karassik, Rantepao — Toraja Utara
tag temen yang tiap bilang “cuma bentar”
ujung-ujungnya closing cafe 😭☕
#folktoraja #toraja
Dalam video itu, Rasely menyebut telah menangkap sejumlah ikan sapu-sapu dari Sungai Sa’dan. Ia juga mengingatkan agar perkembangan ikan predator tersebut segera diantisipasi karena berpotensi mengancam keberadaan ikan lokal.
Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk mengambil langkah sebelum populasinya semakin meningkat.
Menanggapi hal itu, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mengatakan hingga saat ini belum ada temuan resmi terkait keberadaan ikan sapu-sapu di Sungai Sa’dan.
“Mengenai predator ikan sapu-sapu di Sungai Sa’dan, sampai saat ini belum ditemukan,” ujar Frederik, yang akrab disapa Dedy, saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Meski demikian, pemerintah daerah mulai membahas langkah antisipatif, termasuk kemungkinan pengendalian melalui penangkapan massal guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan populasi.
“Kami sementara membahas kemungkinan langkah pengendalian melalui penangkapan massal, karena belum ada informasi pasti terkait keberadaan ikan sapu-sapu di Sungai Sa’dan,” jelasnya.
Terpisah, tokoh lingkungan sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (PP HAKLI), Johny Sumbung, menilai keberadaan ikan sapu-sapu di sungai perlu penanganan serius.
Menurutnya, upaya pengendalian tidak cukup hanya mengandalkan penangkapan, tetapi juga harus diiringi dengan perbaikan kualitas lingkungan.
“Pengendalian melalui pemusnahan massal tanpa memperbaiki kualitas lingkungan hanya akan menjadi solusi sementara, bahkan berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekologis,” ujarnya.
*lanjut di kolom komentar*
#folktoraja #toraja
Jumlah tersebut terhitung sejak Januari hingga Mei 2026 dan masih bersifat umum karena belum dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan maupun jenis kelamin.
Data itu tercatat dalam formulir pencari kerja hingga Rabu (6/5/2026) sore.
Meningkatnya jumlah pencari kerja ini dipicu oleh bertambahnya lulusan baru, baik dari perguruan tinggi maupun siswa SMA yang baru saja menyelesaikan pendidikan.
Staf Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Tana Toraja, Imanuel Y. Lande', mengungkapkan bahwa mayoritas pencari kerja lebih memilih melamar pekerjaan di luar daerah.
“Pencari kerja didominasi melamar ke Morowali. Selain itu ada juga ke Halmahera dan beberapa wilayah di Kalimantan. Untuk Papua, sekarang sudah jarang,” ujarnya.
#folktoraja #toraja
Mulai dari suasana hijau, cahaya hangat, sampai spot santainya bikin siapa pun betah duduk lama sambil healing tipis-tipis. Banyak anak muda bilang tempat ini cocok buat kabur sejenak dari ramainya dunia nyata 😭✨
Bukan cuma aesthetic buat foto, tapi juga nyaman buat nongkrong, kerja, sampai quality time bareng bestie.
Netizen: “Ini cafe atau portal menuju negeri dongeng?” 👀
📍Jln Pongtiku No.8 Karassik, Rantepao, Toraja Utara.
#folktoraja #toraja
Thumbnails are unavailable for 10 of these 10 posts. Open a tile to view the post on Instagram.
Folk Toraja's engagement
Folk Toraja's engagement rate on Instagram is 8.06%, over 6%, more than 6 likes and comments per 100 followers. On a typical post that comes to about 1 like or comment for every 12 followers. Likes outnumber comments by roughly 100 to 1, with 1,791 likes and 18 comments on an average post, so most reactions are taps rather than replies.
Engagement rate
8.06%
- Avg likes
- 1.8K
- Avg comments
- 18
- Interactions : followers
- 1 : 12
Lookalike Creators
A free account lists creators whose audiences behave like this one, ready to shortlist and compare side by side.
Age & Gender
Unlocking shows how this audience splits across age bands and gender, charted from follower data.
Audience Location
Unlocking reveals the countries and cities where the most active followers of this account are concentrated.
Primary Language
Unlocking shows the languages this audience uses most in comments, interactions and the content it consumes.
Audience Interests
Unlocking lists the topics and categories this audience follows and engages with most often across the platform.
Authenticity
Unlocking scores how genuine the audience is, flagging fake, inactive or bot followers found in engagement patterns.
Audience Quality Score
Unlocking gives one overall audience quality score combining authenticity, engagement, follower activity and audience relevance.
Brand Affinity
Unlocking names the brands this audience already follows, mentions or engages with across social platforms.
Content Strategy
Unlocking breaks down the content pillars, tone and visual style this creator uses, and which formats perform best.
Commercial Insights
Unlocking shows collaboration types, an estimated pricing tier and a brand safety risk read for sponsored campaigns.
Industry Fit
Unlocking rates how well this creator and audience align with specific industry verticals and brand categories.
Research Folk Toraja further
Flinque ranks Instagram creators in Travel, categories Folk Toraja is filed under, and its free tools measure the same figures for any public account.
Related rankings
Frequently asked questions
These answers about Folk Toraja are generated from the Instagram profile data Flinque holds for the account.
Who is Folk Toraja?
Folk Toraja (@folktrj) is a Digital creator creator on Instagram, also filed under Travel. Folk Toraja is set up as an Instagram business account. The Instagram bio for Folk Toraja runs to 18 words across 4 lines.
How many followers does Folk Toraja have?
Folk Toraja has 20,952 followers on Instagram (21K). Set against 198 accounts followed, the audience works out to about 106 followers per account Folk Toraja follows. Folk Toraja has built a substantial archive of 831 posts.
What is Folk Toraja's engagement rate?
Folk Toraja's engagement rate on Instagram is 8.06%, over 6%, more than 6 likes and comments per 100 followers. On a typical post that comes to about 1 like or comment for every 12 followers. Likes outnumber comments by roughly 100 to 1, with 1,791 likes and 18 comments on an average post, so most reactions are taps rather than replies.
What does Folk Toraja post about on Instagram?
Flinque files Folk Toraja under Digital creator, with Travel as a secondary category. Of the 10 most recent posts shown for Folk Toraja, 5 are single images, 3 are videos and 2 are carousels. The 10 recent Instagram captions Flinque holds for Folk Toraja repeatedly use the words folktoraja, juga, utara, dalam and bukan. Folk Toraja's captions carry hashtags such as #folktoraja, #toraja and #theprideoftoraja. Folk Toraja writes those captions mainly in Indonesian. Folk Toraja keeps 22 story highlights, which open with a free Flinque account.
How do I contact Folk Toraja for a collaboration?
Folk Toraja's contact details are not published on Flinque's public profile. The Instagram bio links to 1 external site, and a free Flinque account opens that link. The account is registered as an Instagram business account. Brands with a free Flinque account can shortlist Folk Toraja and use Flinque's outreach tools wherever a contact route is on file.
Links
Folk Toraja's own Instagram profile is the one outbound link Flinque publishes for the account, and the bio link opens after signing up.
Public profile data sourced from Instagram. Flinque is not affiliated with Folk Toraja.